• Lebih Mantap Lagi Terapkan K13, Guru SMP Islam Baitul Makmur Ikuti Workshop

    MALANG_BM-Untuk lebih memantapkan lagi penerapan Kurikulum 2013 (K13), SMP Islam Baitul Makmur bersama enam SMP swasta di Kota Malang menggelar workshop bertajuk “Implementasi Kurikulum 2013 untuk Kepala Sekolah dan Guru SMP Kota Malang”. Acara yang digelar sehari pada 1 September 2018 dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Malang, Siti Ratnawati, SH, M.Pd, mewakili Kepala Dinas Kota Malang Dra. Zubaidah, MM, bertempat di Auditorium SMP Al Ya’lu Malang.

    Kepala SMP Islam Baitul Makmur Ahmad Nur Syadzili, S.Pd, mengatakan, workshop Implementasi K13 bertujuan untuk meningkatkan komampuan guru dan kepala sekolah, serta meningkatkan kualitas pendidikan di tujuh sekolah swasta peserta acara ini, khususnya Baitul Makmur.
    Menurutnya, saat  workshop peserta diberi pembekalan K13 di antaranya termasuk bagaimana cara membuat perangkat pembelajaran dan cara mengelola sekolah sesuai dengan style atau gaya K13. SMP Islam Baitul Makmur sendiri mengirimkan delegasi sembilan orang yang terdiri dari satu kepala sekolah dan delapan guru mata pelajaran (mapel) nasional.

     “Intinya, mengapa perlu ada workshop karena ketujuh sekolah peserta acara ini merasa kurang dalam menimba ilmu K13. Karena itu, untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan  perlu adanya workshop,” papar kepala sekolah yang akrab disapa ustadz Nur ini.
          Ketujuh sekolah swasta peserta workshop tersebut, adalah SMP Islam BM, SMP Al Ya’lu, SMP IT Insan Permata, SMP Wesley, SMP Al Irsyad, SMP Al Umm, dan SMP Gracia Nusantara.
    Menurut dia, kegiatan ini menggunakan model tatap muka dengan pola ‘in-on-in’. Di mana ‘in’ pertama dilaksanakan pada tanggal 1 September di SMP Al Ya’lu. ’On’ atau pendampingan dilaksanakan selama dua minggu pada tanggal 2-14 September di sekolah masing-masing, dan ‘in’ kedua 15 September 2018 di SMP Al Ya’lu lagi.

    “Pada saat kembali lagi tanggal 15 September, peserta workshop akan membahas, mempresentasikan, dan mengevaluasi apa saja yang sudah dikerjakan di lembaganya masing-masing,” ujarnya.
          Dia menambahkan, di SMP Islam Baitul Makmur sendiri sudah diterapkan K13. “Bahkan, kami sudah meluluskan satu lulusan dengan menerapkan K13. Tapi, kami tetap merasa perlu untuk menambah pengetahuan tentang K13 ini,” tandasnya. (hen)



    Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto
  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar