• Visitasi Tim GSF ke SMP Islam Baitul Makmur Disambut Meriah

    MALANG_BM-Visitasi juri Green School Festival (GSF) 2018 di SMP Islam Baitul Makmur disambut antusias oleh peserta didik, pendidik, maupun tenaga kependidikan SMP yang terletak di Jalan Raya Sawojajar 17B, Selasa (18/9/2018). Kedatangan tim juri yang terdiri dari tiga orang saat memasuki halaman sekolah, disambut dua orang siswa untuk menyerahkan cenderamata berbentuk miniatur Jaran Kepang.  
    Setelah penyerahan cenderamata, tim juri berjalan melewati puluhan peserta didik SMP Islam Baitul Makmur yang berjajar rapi di halaman sekolah. Keberadaan puluhan siswa ini untuk menyanyikan yel yel yang identik mengajak semua yang hadir untuk peduli pada lingkungan.

    Usai disambut yel-yel tim juri menuju ruang guru untuk mendengarkan presentasi oleh tiga siswa SMP Islam Baitul Makmur. Ketiga siswa tersebut adalah Putri Puspitasari, Kelas VII, Lalu Alfian Syah W.A, Kelas IX, dan Moch Annas P, Kelas IX,  yang mempresentasikan secara bergantian sembilan isu lingkungan di SD Islam Baitul Makmur. Sembilan itu tersebut melingkupi peta umum sekolah, sampah dan polusi, energi, sumber air, tanaman hijau, risiko, kantin sehat, literasi teknologi informasi, UKS, dan peta kesimpulan sekolah.

          Setelah menyelesaikan presentasinya, ketiga siswa SMP Islam Baitul Makmur secara bergantian mendapatkan pertanyaan dari tim juri GSF terkait materi presentasi yang disampaikan melalui proyektor. Ketiga siswa cukup lancar dalam memberikan jawaban atas pertanyaan juri.

          Usai mendengarkan presentasi, tim juri GSF berbagi tugas turun ke lapangan untuk melihat langsung mulai dari dokumen GSF SMP Islam Baitul Makmur hingga sarana dan prasrana (sarpras) yang  tersedia seperti ruang kelas, toilet, UKS, kantin sekolah, dan lain-lain.

          Saat turun lapangan, tim juri GSF aktif mendatangi satu persatu sarpras yang ada di SMP Islam Baitul Makmur. Seperti yang dilakukan tim juri yang kebagian melihat sarpras dengan telaten melihat-lihat seperti toilet, tempat-tempat cuci tangan yang ada di taman depan kelas, UKS, ruang kelas, dan lainnya.

          Sementara, tim juri lain yang kebagian mendatangi mading yang berisikan sembilan isu lingkungan, menanyai satu-persatu siswa yang bertugas menjaga mading sesuai isu yang dibuat.

    Koordinator GSF SMP Islam Baitul Makmur, mengungkapkan persiapan yang dilakukan untuk menyambut visitiasi tim juri GSF di antaranya melakukan observasi masalah, latihan yel-yel, dan menyiapkan majalah dinding (mading) dari bahan daur ulang yang memuat sembilan  isu yang di lingkungan sekolah. Pemanfaatan daur ulang ini merupakan salah satu dari pengaplikasian sembilan isu lingkungan GSF yang dinilai oleh juri.

          “Keikutsertan SMP Islam Baitul Makmur dalam event GSF tahun ini merupakan kali pertama. Tahun sebelumnya keikutsertaan kami belum benar-benar menyeluruh sehingga ke depannya diharapkan akan ada perbaikan-perbaikan untuk kemajuan sekolah pada ajang lomba yang sama,” kata Nisa, sapaanlekat Choirul Anisa, S.S, S.Pd.(hen)



      






    Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto
  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar