• Jelang UNBK, Baitul Makmur Datangkan Gus Ali Pimpin Istighotsah

    MALANG_BM- Berbagai persiapan dilakukan sekolah menjelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2019 mulai dari tryout hingga istighotsah dan doa bersama. Seperti dilaksanakan di lembaga pendidikan yang bernaung di Yayasan Baitul Makmur Kota Malang. Seluruh pelajar Kelas VI SD Islam, Kelas IX SMP Islam, dan Kelas XII SMK Baitul Makmur bersama kepala sekolah, guru, wali murid, dan pengurus yayasan menggelar istighotsah dan doa bersama di Masjid Baitul Makmur, Senin (15/4/2019).
    Istighotsah dan doa bersama yang dimulai pukul 08.00 ini bertujuan agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam pelaksanaan ujian nasional yang akan digelar pada 22-26 April 2019. Sekaligus sebagai ajang silaturrahim serta mempererat ukhuwah Islamiyah. Kegiatan tersebut juga mendatangkan Gus Ali Mustofa Asady dari Pondok Pesantren Nurul Ulum, Kacuk, Sukun, Kota Malang untuk memberi ceramah agama dan memimpin pelaksanaan istighotsah dan doa bersama.
    "Kami berharap, adanya tambahan doa dari Gus Ali (Ali Mustofa Asady) semua anak didik Baitul Makmur diberi kemudahan dan kelancaran serta kesehatan saat mengikuti ujian nasional. Juga nilai ujian bagus dan bisa sesuai harapan untuk melanjutkan ke jenjang selanjutnya," kata Kepala SD Islam Baitul Makmur Dra. Hj. Fatimah, M.M, saat memberikan sambutan dalam pelaksanaan istighotsah dan doa bersama di Masjid Baitul Makmur, kemarin.
    Menurut Bu Fat, sapaan akrab Dra. Hj. Fatimah, M.M, Baitul Makmur sudah selesai melakukan persiapan untuk melaksanakan UNBK, mulai jenjang SD hingga SMK. Bahkan, UNBK untuk jenjang SMK sudah selesai dilaksanakan pada Maret lalu. Sedangkan untuk jenjang SD dan SMP akan dilakukan pada 22-26 April mendatang.
    “Mulai tahun ini, ujian nasional jenjang SD dilakukan secara online dan paper (tulis). Sedangkan SMP sudah online mulai tahun kemarin. Alhamdulillah, Baitul Makmur mendapatkan bantuan lima unit komputer dari Dinas Pendidikan untuk menunjang pelaksanaan ujian nasional,” papar dia.
    Bu Fat dalam kesempatan tersebut juga meminta wali murid yang hadir dalam acara tersebut untuk menjaga kesehatan putra putrinya selama menjelang  hingga pelaksanaan ujian nasional.  “Jangan sampai pada saat pelaksanaan ujian nasional putra putrinya sakit sehingga ada yang mengikuti ujian susulan,” ujar dia.
    Sementara itu, sebelum memulai istighotsah dan doa bersama, Gus Ali Mustofa Asady memberikan ceramah agama yang intinya memberikan motivasi kepada siswa siswi Baitul Makmur agar berhasil.
    Gus Ali pun menyitir ungkapan Arab yang terkenal di kalangan pesantren yaitu “Man Jadda WaJada” yang artinya “Barangsiapa bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil”. “Tidak ada siswa yang bodoh tapi yang ada adalah siswa yang malas belajar,” kata Gus Ali memberikan semangat.
    Bahkan, Gus Ali menegaskan bahwa kesuksesan tidak memandang latar belakang  orang tuanya, apakah miskin atau kaya. Karena itu, ayah berputra empat ini meminta kepada siswa dan siswi Baitul Makmur agar menggantungkan cita-citanya setinggi langit.
    Sedangkan suasana pelaksanaan istighotsah ini terlihat penuh haru dan khidmat. Siswa siswi Baitul Makmur bersama orang tuanya yang mendampingi di sebelahnya khusyu dan tak mampu membendung air matanya saat melakukan istighotsah ketika Gus Ali memberikan refleksi mengingat kematian. ”Bayangkan 15 detik lagi nyawa kita akan dicabut, kita sakaratul maut. Tidak ada yang bisa menolong kita,” kata Gus Ali. (hen)


    Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto


  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar